Tekad Bangkitkan Perekonomian UMKM Petani Bunga Pasca Pandemi,Pemdes Banyu Urip Gandeng Perguruan Tinggi Susun Konsep Pemasaran

GRESIK, -Pertumbuhan dan perkembangan ekonomi dimasa peralihan dari pandemi menuju endemi mengalami penurunan omzet bagi pelaku UMKM, Oleh karena itu dibutuhkan sebuah terobosan atau inovasi baru untuk menggeliatkan/memajukan perekonomian masyarakat khususnya pelaku UMKM tersebut.

Hal itu terlihat apa yang sedang dilakukan oleh pemerintah desa Banyu Urip (Kedamaian) kabupaten Gresik propinsi Jawa timur pada hari Jum’at 27 Mei 2022 bertempat dibalai desa mengandeng Stekolder dari akademisi perguruan tinggi swasta ternama dikota Surabaya, Tampak dalam acara FGD (Forum Group Discussion).

Diketahui bahwa didesa Banyu Urip (Kedamaian) Kabupaten Gresik merupakan desa terkenal dengan sebutan desa seribu satu bunga, Dimana warga desa Banyu Urip tersebut hampir 85 persen pendudukannya berjualan bunga (tanaman hias).

Konsep baru yang bakal diusung oleh pemerintah desa bersama BPD, Tokoh masyarakat, kader PKK BUMDes, Paguyuban Pelaku usaha UMKM Petani bunga yaitu kedepan didesa tersebut ada desa wisata seribu satu bunga dan harapannya adalah menarik pengunjung dan market bunga bisa menembus pasar internasional dengan memanfaatkan market place.

“Kedepan kita menginginkan didesa Banyu Urip ini ada semacam tempat permainan anak-anak, Out bound atau minimal ada tempat Selfi (foto-foto) yang bisa mendatangkan pengunjung baik dari dalam maupun luar kota kabupaten Gresik ini.”Ungkap Khoirul Muis (Kepala desa Banyu Urip saat ditemui media usai acara FGD tersebut

Selain itu, Khoirul Muis menyampaikan “Kami tadi itu bincang-bincang bersama fasilitator Akademisi dari perguruan tinggi Untag bahwa apa yang menjadi keluhan petani bunga itu selama dimasa pandemi ini secara otomatis turun penjualannya (omzetnya) dan kedepan dimasa endemi ini, Itu paling tidak ada terobosan baru untuk rencana pemasaran atau penjualan bunga didesa Banyu Urip ini dengan memanfaatkan digital, Dengan harapan supaya penjualannya itu lebih meningkat.”terangnya

Masih kata Khoirul Muis, “Oleh karena itu kami mengandeng Akademisi dari perguruan tinggi, Apa yang menjadi konsep kedepan itu terarah sesuai dengan rencana yang kita diskusikan pada hari ini”.paparnya (*/fdl)

Editor : Iwan

error: Content is protected !!