Ahmad Nurhamim Dan Mujid Bicara Pelayanan Ideal PMK Bagi Masyarakat Demi Terciptanya Rasa Aman

GRESIK (Jawa timur), -Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan adalah Perangkat Daerah (PD) baru yang bertugas membantu Bupati di bidang pemadam kebakaran dan penyelamatan yang sebelumnya di bawah kendali Satpol PP.

Sebagai PD baru, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan diharapkan mampu memberikan pelayanan yang baik terhadap masyarakat apalagi saat kondisi genting sehingga bisa menimbulkan rasa aman. Sayangnya kondisi di lapangan tidak seperti yang diharapkan, mobil damkar ada yang rusak dan sarana infrastruktur yang kurang mendukung.

“Idealnya di setiap kecamatan harus ada 1 pos PMK, hal tersebut sesuai dengan Permendagri 114 tahun 2018,” ujar Agustis Halomoan Sinaga kepada media, Selasa (15/2/2022).

Menanggapi hal tersebut, wakil ketua DPRD Kabupaten Gresik H. Ahmad Nurhamim menyampaikan bahwa sebenarnya sudah ada dua pos PMK di Gresik.

“Ada dua pos PMK yaitu di Kecamatan Driyorejo dan Kecamatan Dukun, tetapi memang infra strukturnya kurang mendukung,” ujarnya.

Ketua DPD Partai Golkar Gresik Ahmad Nurhamim yang akrab disapa Anha itu berharap di setiap kecamatan ada satu PMK sehingga pelayanan bisa optimal.

“Satu kecamatan satu PMK agar pelayanan kepada masyarakat bisa benar-benar optimal, karena sesuai Permendagri, 15 menit harus sudah tiba di lokasi kebakaran,” jelasnya.

Sementara itu, wakil ketua DPRD Gresik Mujid Ridwan menyampaikan memang kondisi pelayanan PMK saat ini kurang ideal dan juga terbentur anggaran karena pandemi Covid-19.

“Saya kira untuk pos PMK sangat kurang, tapi saat pandemi Covid-19 seperti ini APBD kita terbatas, kita akan hitung lagi nanti, yang jelas tahun 2023 perlu penambahan pos PMK baru,” ujarnya.

Menurut ketua DPC PDIP Kabupaten Gresik itu, selain menggunakan dana APBD perlu dicari terobosan baru melalui dana dana CSR agar pelayanan PMK bisa optimal.

“Kedepan minimal 4 pos PMK, di Driyorejo, Menganti, sidayu dan Dukun, sementara ini kita maksimalkan yang ada dan Damkar perlu koordinasi dengan perusahaan besar untuk bisa membantu lewat CSRnya,” pungkasnya optimis. (*/L)

error: Content is protected !!