Pengusaha Property Peduli Banjir Kali Lamong, Bagikan Ratusan Paket Sembako

GRESIK (Jawa timur),- Kali Lamong meluap lagi, dampaknya bisa ditebak, banjir menggenangi lagi. Musibah tahun ini melanda beberapa desa di dua kecamatan yang terdampak akibat luapan kali Lamong, diantaranya Desa Dapet, Sekarputih, Wotan Sari, Banjar Agung, Pucung, Karangsemanding dan Lundo.

Rumah dan jalan tergenang air, aktivitas masyarakat terhenti, kondisi ini memicu empati dari berbagai pihak termasuk dari para pengusaha pengembang perumahan. PT. Sonto Bangun Perkasa bersama PT. SHN Land Indonesia hari menggelar aksi bakti sosial dengan membagikan ratusan paket sembako kepada para korban banjir akibat luapan kali Lamong di desa Pucung Kecamatan Balongpanggang.

Direktur PT Sonto Bangun Perkasa H. Yazid di saat kegiatan Baksos menyampaikan rasa prihatinnya atas musibah yang terjadi.

“Kami sangat prihatin atas bencana yang menimpa bapak/ibu semua, semoga panjenengan Sedoyo sabar dan kuat nggeh,” ujarnya, Jumat (11/2/2022).

Wakil Ketua DPD REI Kabupaten Gresik bidang Komunikasi dan Perbankan itu berharap sedikit bantuan darinya bisa membantu meringankan beban akibat bencana banjir yang melanda.

“Semoga sedikit dari kami, bisa bermanfaat dan meringankan beban bapak/ibu semua,” tegas pria yang terkenal ulet dalam bekerja yang saat ini sedang mengerjakan proyek perumahan Graha Citra di Kebomas.

Hal senada juga disampaikan oleh H. Nadhif, direktur PT. SHN Land Indonesia. Menurutnya aksi baksos hari ini adalah bentuk kepedulian pengusaha khususnya di bidang property atas kondisi yang sedang terjadi.

“Baksos hari ini sebagai bentuk empati dan kepedulian pengusaha atas musibah yang sedang menimpa masyarakat,” ujarnya.

Selain membantu masyarakat, Wakil Ketua DPD HIMPERRA Jawa Timur yang membawahi wilayah Gresik berharap melalui kegiatan baksos ini bisa menginspirasi pengusaha lainnya untuk berbagi dan peduli terhadap kondisi sekitar.

“Sadar atas keterbatasan kami untuk bisa menjangkau semua korban, untuk itu melalui kegiatan ini kami berharap bisa menginspirasi pengusaha lainnya untuk mau berbagi dan peduli atas musibah yang sedang terjadi,” pungkas pengusaha muda sukses yang sekarang sedang mengembangkan perumahan Arya Residence di kecamatan Benjeng.

Pada hakekatnya pengusaha properti adalah pejuang PAD yang sangat membantu dalam peningkatan pendapatan asli daerah. Khusus untuk developer yang mengembangkan perumahan menengah ke bawah tentunya sangat membantu masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). (*/L)

error: Content is protected !!