Terapkan Kebijakan Pengarustamaan Gender, Menaker Raih PIMTI Awards 2021

JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, menyampaikan apresiasi atas penghargaan IPIMTI Awards Tahun 2021 dari Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia. Penghargaan ini sebagai bentuk penghargaan kepada pimpinan Kementerian/Lembaga yang telah menerapkan kebijakan pengarustamaan gender melalui penempatan Aparatur Sipil Negara (ASN) perempuan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi di atas 30 persen.

“Penghargaan ini dapat menjadi inspirasi bagi perempuan Indonesia untuk terus berkarya hingga menjadi inspirasi bagi perempuan lainnya,” kata Menaker Ida didampingi Dirjen PHI dan Jamsos, Indah Anggoro Putri; Dirjen Binwasnaker dan K3, Haiyani Rumondang; dan Inspektur Jenderal Kemnaker, Estiarty Haryani saat menerima Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia di Kantor Kemnaker, Jumat (17/12/2021).

Menaker Ida Fauziyah menyatakan, Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia dapat menjadi wadah bagi perempuan Indonesia untuk dapat mengakselerasi tujuan dari pembangunan nasional menuju Indonesia maju.

“Saya meminta Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia dapat mempererat silaturahmi antara sesama anggota PIMTI di seluruh Kementerian/Lembaga dengan mengembangkan kerja sama dalam melaksanakan kegiatan sosial dan kemanusiaan,” kata Menaker Ida.

Menaker Ida juga menyebut Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia memiliki peranan yang besar dalam mendayagunakan potensi perempuan Indonesia agar berkontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan negara.

“Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia diharapkan dapat memberikan sumbangan pemikiran untuk merespon situasi dan kondisi di masyarakat dengan menyusun program dan kegiatan yang dapat memberikan kontribusi nyata,” ucap Ida Fauziyah.

Presidium Ikatan PIMTI Perempuan Indonesia, Sri Puguh Budi Utami, mengatakan, IPIMTI Awards ini sebagai apresiasi kepada pimpinan Kementerian/Lembaga yang telah konsisten menerapkan kebijakan afirmatif bagi perempuan untuk mewujudkan Sustainable Development Gender Equality.

“Perlunya apresiasi kepada pimpinan Kementerian/Lembaga dalam mendorong keterlibatan perempuan utamanya kepada ASN yang memiliki posisi strategis di pemerintahan,” tandas Sri Puguh. (As/*)

Editor : Eko Asrory

error: Content is protected !!