Samsul M :” Berharap Tembakau Menjadi Tanaman Komoditi Bagi Gresik Setelah Pengembangan Dan Penelitian Yang Kami Lakukan”

Keterangan foto : Syamsul Ma”Arif Kabid TPHBun Dinas Pertanian Kab Gresik

GRESIK (Jawa timur), –Dinas pertanian kabupaten Gresik mengalokasikan anggaran belanja BHP Cukai tahun 2021 untuk pengembangan tembakau di 7 (tujuh) kecamatan yang ada dikabupaten Gresik propinsi Jawa timur.

7 kecamatan tersebut antara lain : Kecamatan Wringinanom (Ds.Kesamben Kulon), Kecamatan Balongpanggang (Ds Kedung sumber, Ds Balongpanggang, Ds Pinggir, Dan Ds Ganggang), Kecamatan Benjeng (Ds Mojokerto), Duduksampeyan (Ds Gredek dan Ds Semengko), Kecamatan Bungah (Ds Melirang), Kecamatan Dukun (Ds Tebuwung dan Ds Mojopetung) dan Kecamatan Panceng (Ds Pupuh dan Ds Siwalan).

Selain untuk pengembangan juga dipergunakan untuk pendampingan, Sosialisasi dan study banding.

Hal tersebut dikemukan oleh Syamsul Ma’arif selaku kepala bidang TPHBun mewakili Kepala dinas pertanian kabupaten Gresik saat ditemui diruang kerjannya (22/11/2021)Senin

Masih Kata Syamsul Ma’arif, “Tujuan utama untuk pengembangan tembakau ini supaya petani yang ada dikabupaten Gresik ada motivasi tersendiri dalam mengembangkan tanaman tembakau seperti yang ada dikabupaten tetangga semisalnya di Lamongan dan Bojonegoro”Pungkasnya (Adv/W)

Editor : Iwan

error: Content is protected !!