Pemulihan Ekonomi Diera Pandemi,DPRD Gresik Keluarkan PERDA 17/2020 Untuk Membantu Usaha Mikro

Ket Foto ; Hudaifah (Dewan) Sosper diManyar

GRESIK, -Hudaifah (Anggota DPRD Gresik Asal Manyar) yang akrab disapa Yuk Hudaifah seperti halnya anggota DPRD lainnya melakukan acara sosialisasi peraturan daerah atau yang disingkat dengan SOSPER.

Sosper kali ini yakni tahapan yang ke 4 (empat ditahun 2021 sebagaimana tugas dan fungsi sebagai anggota dewan (wakil rakyat).

“Saya mendapatkan banyak saran, kritik, serta partner diskusi yang sangat menarik, terkait Sosper Perda No. 17 Tahun 2020 tentang kredit lunak bagi usaha mikro,”Ungkap Hudaifah saat menggelar Sosper DPRD Gresik Tahap IV Tahun 2021 di kediamannya terletak di Desa Manyar Rejo Kecamatan Manyar, Minggu (17/10/2021).

Lebih lanjut, Hudaifah menjelaskan, “Bahwa Perda Nomor 17 Tahun 2020 tentang kredit lunak bagi usaha mikro ini dalam rangka mewujudkan Usaha Mikro sebagai pilar ekonomi kerakyatan untuk mendukung pembangunan ekonomi di daerah, sehingga keberadaannya perlu diberdayakan. Terlebih di tengah kondisi pandemi yang hingga kini belum juga selesai kapan berakhirnya kita tidak tahu.

Masih Kata Hudaifah, perlu dikembangkan potensi ekonomi dan keuangan bagi Usaha Mikro di Kabupaten Gresik, yang prospektif, menghasilkan dan menekan risiko usaha, dengan dilakukan penyaluran bantuan pembiayaan bagi Usaha Mikro dalam bentuk kredit lunak.

”Stop pinjam online (pinjol), karena pemerintah disini akan hadir dalam sektor usaha mikro rakyat dengan memberikan kredit lunak sebagai bentuk bantuan modal dalam rangka penguatan, pemberdayaan dan pembinaan ekonomi produktif demi mengembangkan usahanya,”Srikandi Manyar yang berparas cantik tersebut sebut saja Hudaifah

Tidak cukup sampai di situ perbincangan Hudaifah dengan simpatisan/kadernya, secara gamblang Hudaifah memaparkan, program kredit lunak ini dilaksanakan oleh PD BPR Bank Gresik. Program kredit lunak diberikan kepada usaha mikro, baik perorangan maupun kelompok. Platform kredit lunak usaha mikro maksimal sebesar Rp. 10.000.000,- (10 juta). Bunga pinjaman cukup ringan hanya 6% efektif per tahun dengan jangka waktu paling lama 3 tahun.

“Program kredit lunak ini adalah bagian dari ikhtiar teman-teman dewan untuk mendorong masyarakat menciptakan usaha mikro guna pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi,” pungkasnya.

Sementara itu, Silfi adawiyah, salah satu kader/peserta yang ikut sosper menuturkan, “Alhamdulilah ikut sosialisasi Peraturan Perundang – Undangan oleh Bu Dewan Yuk Hudaifah. “Monggo yang punya usaha butuh tambahan modal bisa cek postingan Beliau ada banyak informasi,” terangnya (*/ddk)

Editor : Iwan

error: Content is protected !!