14 Desa Kecamatan Kedungpring Lakukan Ujian Perades Serentak

LAMONGAN – Sebanyak 14 desa wilayah Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan, serentak melaksanakan Tes ujian perangkat desa (perades), yang di gelar di desa masing-masing. Selasa (12/10/21).

Diketahui, 14 desa pada wilayah kecamatan tersebut dari awal pendaftaran hingga pelaksanaan ujian pengisian perangkat desa, telah berhasil menjaring sebanyak 117 orang peserta untuk mengikuti ujian. Seperti halnya di Desa Mblawi Rejo.

Menurut Kepala Desa Mblawi Rejo Ali Rohman, Spd., Ketika dikonfirmasi awak media ini mengatakan, bahwa pelaksanaan ujian Perades di Desanya sebanyak 12 orang peserta, untuk mengisi 2 lowongan sebagai Kasun dan Kasi Kesmas. Dengan pembagian peserta pendaftar Kasun berjumlah 7 peserta juga kasi kesejahteraan rakyat berjumlah 5 peserta.

“Jumlah pendaftar ada 12 peserta, untuk mengisi 2 lowongan sebagai Kasun mblawi juga kasi kesejahteraan rakyat. Dengan jumlah 5 peserta yang mengikuti ujian pengisian Kasun, sementara 7 peserta lain melakukan tes sebagai kasi kesra,” ungkap Kades Ali sapaan akrab masyarakat setempat.

Sementara, di Desa Kedungpring juga terpantau mengadakan ujian pengisian perangkat, terlihat peserta ujian sangat membludak dari 3 lowongan perades sebagai Kaur Keuangan, Tata Usaha, dan umum. Dimana calon paling terbanyak mendaftar berada di Desa Kedungpring.

Vitono selaku Kepala Desa Kedungpring ketika dikonfirmasi, membenarkan bahwa jumlah peserta dari 3 lowongan yang dibuka pada Desa Kedungpring antusias calon untuk mengikuti ujian berjumlah 31 peserta.

“Terbagi dari kaur keuangan sebanyak 18 calon 1 tidak hadir, Kaur Tata Usaha 5 calon, perencanaan 8 calon,” terang Vitono selaku kades Kedungpring.

Lebih lanjut, Kepala Desa Vitono, menegaskan, bahwa dari banyaknya peserta yang mengikuti ujian lowongan perangkat desa memang banyak walaupun itu hanya 3 lowongan, karena ini termasuk kesuksesan dan keterbukaan desa kepada masyarakat.

“Bahwasanya pengisian perangkat desa tersebut siapa saja boleh mendaftar asal sesuai prosedur dan ketentuan yang ada,” pungkas Kades Vitono.

Disisi lain, Sekretaris Camat Kedungpring ketika dikonfirmasi melalui via telepon seluler WhatsApp, terkait data hasil akhir ujian perades menegaskan, bahwa dari 14 desa yang melakukan ujian perades hanya dua desa yang bakal mengadakan ujian ulang.

“Diantaranya yaitu Desa Njati Drojok dan Mekande Rejo,” tandasnya. (D2)

Editor : Eko Asrory

error: Content is protected !!