Iklan Produk Minuman Keras Terpasang, Fraksi Gerindra Kecam Keras, Pemkab Gerak Cepat Menurunkan

GRESIK, -Citra kota Gresik sebagai kota santri tercoreng. Pasalnya dalam beberapa hari terakhir ini terpasang iklan sebuah produk minuman keras (baca : bir) di perempatan Giant Perumahan Gresik Kota Baru.

Seolah menjadi pemandangan tak lazim dan khawatir merusak citra Gresik sebagai kota santri, Fraksi Gerindra DPRD Gresik mengecam keras atas pemandangan tidak indah tersebut.

“Sangat disayangkan, julukan itu tercoreng saat melihat reklame besar di perempatan Giant GKB, disana terpampang jelas iklan minuman beralkohol,” terang M. Zaifudin Juru Bicara Fraksi Gerindra.

Anggota komisi 4 DPRD Gresik yang terkenal vokal itu berharap pemerintah bertindak tegas dalam menyikapi hal tersebut agar tidak timbul polemik yang tidak diinginkan.

“Pemerintah Daerah harus melihat pada perda no 19 tahun 2004, dimana disitu jelas pemerintah harus tegas untuk menindak melalui satpol PP, jangan sampai citra kota santri, kota wali tercederai dengan adanya peredaran miras,” tegas pria yang akrab dipanggil Bang Udin.

Ke depannya, pemerintah diharapkan jeli dan teliti dalam mengeluarkan perizinan agar peristiwa tersebut tidak terulang kembali.

“Bupati harus lebih jeli lagi dalam mengeluarkan perijinan-perijinan reklame tentang hal hal yang dilarang oleh perda,” tandas politisi dari dapil 4 Driyorejo – Wringinanom itu memperingatkan.

Sementara itu, Kabag Humas Pemda Gresik Reza Pahlevi setelah mendapatkan laporan mengenai Reklame produk minuman keras itu langsung bergerak cepat. Pria yang juga Plt Kepala Dinas Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP) menjelaskan bahwa reklame tersebut belum mengantongi izin.

“Intinya, pemasangan itu belum mengantongi izin, ada yang mengajukan izin reklame itu tapi untuk produk lain,” terang pria yang akrab disapa Reza.

Karena tidak berizin dan dianggap melanggar norma agama, Reza langsung berkoordinasi dengan OPD terkait, Satpol PP dan BPPKAD untuk menurunkan reklame tersebut.

“Jam 12 siang tadi, kita langsung terjunkan Tim, reklame seperti yang dilaporkan sudah kita turunkan langsung dan tidak diperbolehkan dipasang di tempat lain,” pungkas Reza. (*/L)

Editor : Iwan

error: Content is protected !!