M.Sarmuji Apresiasi Kerja Keras Bupati Gus Yani dan Anha Perangi Penyebaran Covid-19

GRESIK, – DPD Partai Golkar Jawa Timur meminta kepada pemerintah pusat, agar melonggarkan aktivitas perekonomian masyakarat, terutama daerah yang sudah memenuhi prasyarat herd Immunity. Salah satu prasyarat yang harus dilalui daerah adalah, sudah melakukan vaksinasi sekitar 40 persen.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua DPD Partai Golkar Jatim M Sarmuji saat membuka kegiatan vaksinasi di Kantor DPD Golkar Jl Panglima Sudirman Gresik, Senin (23/8/2021).

“Dan Gresik saya nilai sudah memenuhi syarat herd Immunity, karena sudah lebih 40 persen melakukan vaksinasi,” tegas Sarmuji yang juga anggota Komisi I DPR RI ini.

Didampingi Bupati Gus Yani dan Ketua DPD Golkar Gresik Ahmad Nurhamim, Sarmuji menegaskan, berdasar itulah, Kabupaten Gresik layak mendapat kelonggaran aktivitas ekonomi sekaligus apresiasi atas kerja keras Bupati Gus Yani dalam memerangi penyebaran Covid-19.
Selain itu, DPD Partai Golkar Jatim juga mengusulkan kepada pemerintah pusat, agar dalam menentukan level PPKM melibatkan kepala daerah setempat.

“Sebab kepala daerah yang paling tahu kondisi nyata wilayahnya, terutama terkait perputaran perekonomiannya,” tandas pria asli Suroboyo yang digadang-gadang berpeluang besar untuk memimpin Jawa Timur dalam Pilgub 2024 mendatang.

Sementara Bupati Gus Yani mengucapkan terima kasih kepada Partai Golkar yang ikut terlibat upaya akselerasi vaksin terhadap masyarakat.

“Karena tidak mungkin pemerintah mampu mengurusi sendiri, dan memang harus didukung pihak lain, dalam hal ini Partai Golkar telah melakukannya,” ujar Bupati milenial yang masih ber KTA Golkar.

Di tempat yang sama, Ahmad Nurhamim (Anha), Ketua DPD Partai Golkar Gresik mengatakan, pihaknya menyediakan 1000 dosis pertama. Namun karena melihat situasinya, akhirnya hanya diberikan 500 dosis saja.

‘Sisanya 500 dosis akan kami sebar ke semua kecamatan, melalui pengurus kecamatan Partai Golkar,” terang Anha yang juga Wakil Ketua DPRD Gresik ini. (*/Luk)

Editor : Iwan

error: Content is protected !!