Sarmuji ; Vaksinasi Langka Ikhtiyar Gelapnya Pandemi Menuju Terangnya Masa Depan

GRESIK, – Masih dalam suasana Tahun Baru Islam 1443 Hijriah, Ketua Golkar Jawa Timur yang juga anggota DPR RI, M. Sarmuji, SE, M.Si menegaskan, program vaksinasi nasional merupakan ikhtiar hijrah dari gelapnya pandemi menuju terangnya masa depan.

Pernyataan tersebut disampaikan Sarmuji saat bersama Menteri Perindustrian, Gubernur Jawa timur, Pimpinan DPRD dan Bupati Gresik meninjau Vaksinasi di PT Smelting dan pemberian bantuan oksigen ke Pemprov Jatim oleh Kemenperind, Kamis (12/8/2021).

“Bulan-bulan ke depan setelah semua warga mendapatkan vaksinasi, kita berharap berita-berita yang sebelumnya dipenuhi dengan ucapan Innalillahi berganti dengan ucapan Alhamdulillah,” ujar alumni SMAN 16 Surabaya dan Universitas Jember yang digadang-gadang maju dalam Pilgub Jawa Timur mendatang.

Untuk diketahui, serbuan vaksinasi berbasis industri di PT Smelting, Desa Roomo, Kecamatan Manyar ini diberikan kepada karyawan PT Smelting dan masyarakat sekitar perusahaan yang memproduksi katoda tembaga tersebut. Proses vaksinasi dijadwalkan selama tiga hari terhitung Kamis 12 Agustus 2021, hingga Sabtu 14 Agustus 2021.

Sementara target pada hari pertama adalah 750 suntikan demikian pula pada hari kedua. Sedangkan pada hari ketiga menargetkan 1.000 suntikan vaksin.

Menperin RI mengatakan pentingnya vaksinasi. Pihaknya ingin industri tetap produktif. Tetapi kesehatan masyarakat merupakan prioritas. Solusi mengedepankan kesehatan dan produktivitas perusahaan adalah mengejar vaksinasi.

“Pemerintah pusat telah menetapkan program prioritas bagi industri. Lebih khusus lagi pada industri pada aglomerasi seperti di Gresik. Paling tidak mencapai 70 persen.” terang Agus Gumiwang.

Jawa Timur penyumbang industri terbesar manufaktur. Diharapkan kegiatan industri mendekati normal setelah tercapainya target vaksinasi.

“Ke depannya kita bisa melihat Covid-19 sebagai endemi. Kata kuncinya adalah mengejar vaksinasi,” tandasnya.

Sementara Khofifah Indar parawansa Gubernur Jatim mengucapkan terima kasih kepada Menperin RI berkenan meninjau langsung vaksinasi dan melepas bantuan oksigen dari PT Linde kepada asosiasi BUMN yang dikoordinir Petrokimia untuk diserahkan ke Pemprop Jatim guna didistribusikan ke seluruh layanan medik di seluruh Jawa Timur.

Khofifah menyebut akan segera suport oksigen konsentrator karena sangat dibutuhkan layanan medik seperti di Pacitan, Magetan, Trenggalek, Ngawi Situbondo dan Bondowoso. “Itu adalah titik-titik yang hari ini sangat membutuhkan oksigen konsentrator,” kata Gubernur Khofifah.

Gubernur Jatim berharap mendapat suplai vaksinasi lebih banyak, khususnya untuk industri padat karya karena ini adalah hulunya. (DH/*)

Konstdibutor : Mas Didik

Editor : Iwan

error: Content is protected !!