Pola Tumpang Sari, Berharap Akan Membuat Kemajuan Desa Dalam Mengembangkan Pertanian

Keterangan Foto : Wahono Yodo (Kepala desaa Kedung Sekar)

GRESIK, Sosok kepala desa yang akan memberikan inspirasi kepada warganya yaitu memberikan contoh bagaimana caranya menanam dengan cara pola tumpang sari, Sebut saja dia yaitu namanya kepala desa Kedung sumber Wahono Yudo.

Tanah seluas 560 meter persegi dibelakang rumahnya akan disulap menjadi pola tanam timpang sari artinya diatas tanah tersebut lebih dari satu tanaman diatasnya, Seperti halnya yang dilakukan Wahono Yudo sekarang yaitu menanam Jahe merah, Lombok dan Buah Melon.

“Tujuan kami yaitu supaya bisa menginspirasi warga, Sehingga warga bisa melakukan hal yang sama yaitu pola tumpang sari.”Ungkap Wahono

Masih kata Wahono, “Terkait Masalah keberhasilan atau tidak nanti apa yang kami kerjakan kita tetap optimis, Karena kami selalu berusaha untuk menemukan cara yang tepat dengan kita padukan teknologi yang ada.”Pungkasnya (11/8/2021)Rabu

Lanjut Wohono, “Persoalan sekarang itu kita fokus bagaimana menanggulangi hama tikus, Oleh karena itu kit buat kontruksi seperti ini dan ini nanti kita gread ukuran tempat menanam Jahe kita kasih jarak dan pola pengairannya itu kita mengunakan pipa yang mana airnya kita Sanyo atau pakai Jet Pum (mesin sedot) untuk menyirami tanaman ini

Terakhir kita sampaikan, Semuanya ini semata-mata menggugah masyarakat supaya bisa ada nilai tambah dan kami juga berharap kepada masyarakat lakukan apapun yang terpenting bermanfaat, Dan ini tidak harus disawah tegalan dilakukan dipekarangan rumah juga baik. (*/N)

Editor : Iwan

error: Content is protected !!