Mahin Pensiun, Hariyanto Ditunjuk Bupati Sebagai Plt Kadispendik

Ket/Foto ; S Hariyanto, S.Pd, M.M (Plt Kepala dinas Pendidikan Kab Gresik)

GRESIK – Bupati Fandi Akhmad Yani resmi menunjuk Hariyanto sebagai Plt Kadispendik Gresik. Dia menggantikan Mahin, yang memasuki masa pensiun per hari ini, 1 Juli 2021.

Setelah surat keputusan dari Bupati diterima, Hariyanto langsung tancap gas. Pagi-pagi, ia menuju kantornya yang baru. Di sana kemudian mengumpulkan sekdin dan kepala bidang untuk menggelar rapat.

“Setelah kami rapat, beberapa hal yang akan jadi atensi kami seperti percepatan program karena selama ini serapan anggaran ternyata rendah. Ini salah satu atensi kami,” katanya kepada awak media.Kamis (1/7/2021).

Pria yang sebelumnya menjabat Pengawas SMP di wilayah Gresik selatan ini mengakui serapan anggaran rendah membuat sejumlah program tak bisa dirasakan maksimal oleh masyarakat.

Sesuai arahan Bupati Gresik, program untuk pendidikan harus dimaksimalkan sesuai visi misi Nawa Karsa. Apalagi di tengah pandemi seperti ini. Program yang dihasilkan harus inovatif sehingga butuh langkah strategis.

“Jadi butuh langkah strategis agar penyerapan anggaran tercapai dengan program yang bermanfaat untuk masyarakat,” tambahnya.

Langkah kedua terang Hariyanto, dirinya juga berkolaborasi dengan dewan pendidikan untuk mengevaluasi jalannya PPDB di sekolah negeri baik tingkat SD maupun SMP. Hal ini kata dia penting agar tahu kelemahan.

“Nanti kami akan kolaborasi bersama pengawas, dispendik, dan dewan pendidikan dengan membentuk tim. Tiga unsur kami terjunkan untuk monev ke sekolah jadi tahu kelemahan seperti apa,” terangnya.

Selanjutnya, Hariyanto juga bakal melakukan pemetaan mutu pendidikan. Hal ini sebagai upaya pemerataan program sehingga sekolah baik di wilayah perkotaan maupun pedesaan bisa sama-sama maju.

Dia membeberkan sejumlah fakta. Di beberapa sekolah negeri ternyata masih banyak yang belum lengkap. Tenaga pendidik seperti pustakawan serta tenaga laboratorium sekolah pun tidak ada.

“Dari sana bisa terbaca mana komponen yang kurang. Di Gresik selama ini standar rendah adalab sarana prasarana. Ini bisa jadi atensi untuk perbaikan pendidikan,” tutup Hariyanto, Plt Kadispendik Gresik. (*/Z)

error: Content is protected !!