Bupati Gresik Dan Pengurus DPD PDI-Perjuangan Jatim serta DPC kab Gresik Berkunjung Ke Desa Pancasila Didesa Laban

Ket/Foto ; Kedatangan Bupati Gresik disambut Dewan PDI Perjuangan kab.Gresik didesa Pancasila (Laban)

GRESIK, -Ketua PDI Perjuangan kabupaten Gresik Mujid Riduan,SH bersama pengurus DPC PDi Perjuangan kabupaten Gresik serta Perwakilan DPD PDI-Perjuangan Propinsi Jatim berkunjung ke desa Pancasila sebagai wujud kerukunan umat beragama yang ada didesa Laban kecamatan Menganti kabupaten Gresik dan bersama pula bupati Gresik Fandi akhmad Yani atau yang akrab dipanggil Gus Yani.(10/6/2021)Kamis sore

Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan pengurus DPD PDI Perjuangan propinsi Jawa timur, Anggota dewan dari PDI Perjuangan serta pengurus DPC dan PAC PDI Perjuangan, Pemuka agama (Islam, Hindu, Kristen dan Aliran kepercayaan Sapto darmo) diwilayah tersebut, anggota FKUB Menganti,.Ansor dan Banser Menganti, pengurus MWC NU Menganti, Kepala desa Laban dan kepala desa Setro.

Kehadiran Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menggunakan jaket berwarna merah dan ciri khas yaitu Songkok hitam.

Dimana Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani dalam kesempatan sambutannya menyampaikan bahwa “toleransi kerukunan umat beragama yang sudah ada ini harus terus terjaga, Dan seperti halnya diBawean kemarin kami berkunjung kesana itu disana banyak sekali suku yang hidup disana contohnya dari Madura, Palembang dan Makasar campur dikepulauan yang kecil itu, Tapi Alhamdulillah kondisinya rukun-rukun saja.”tuturnya

“Lah semacam ini patut kita apresiasi, Karena Indonesia kuat itu karena kekompakkannya meskipun suku berbeda dan agama berbeda tetap rukun.”tambahnya

Sementara Mujid Riduan menyampaikan bahwasanya terkait desa pancasila yang mana desa laban ini juara 2(dua) tingkat jawa timur terkait kerukunan antar umat beragama.”terangnya

Didesa Laban sini, Kata Mujid Riduan, itu ada Masjid, Pura dan Gereja, hidup berdampingan dan saling hormat menghormati antar pemeluk didesa tersebut dan tidak ada masalah apapun semuanya adem ayem dan tentrem.”pungkasnya

Sedangkan Usai acara, Hayus kepala desa Laban ditemui media Menyampaikan bahwa yang melatarbelakangi desa Laban ini menjadi desa Pancasila adalah dimana dalam Pancasila tersebut terdapat kata-kata bhineka tunggal Ika artinya,diwilayah kami ini ada 5 macam agama yang dihidup rukun berdampingan dan saling menghormati, Dan itu terlihat saat menjalankan ibadah dan hari perayaan agamanya masing-masing itu rukun saling menghargai dan tolong menolong dalam kehidupan sehari-hari.

“Dan ini terjadi sejak dahulu, diwilayah desa Laban kecamatan Menganti ini.”tambahnya

Dan Masih kata Hayus menceritakan bahwa Desa Laban ini pernah dikunjungi rombongan FKUB (forum komunikasi kerukunan beragama) dari kota Batu, bahkan dia pernah memberikan piagam penghargaan terkait kerukunan yang terjadi didesa ini.”Jelasnya. (red)

Editor : Iwan

error: Content is protected !!