Forkompika Menganti Berikan Sosialisasi Dan Simulasi Terkait Protkes kepada Operator/Pegawai/Management Wahana Edu wisata Lontar Sewu

Ket/foto : Simulasi Penerapan Protkes dieduwisata lontar Sewu

GRESIK,-Pasca ditutupnya wahana Edu wisata lontar Sewu didesa Hendrosari kecamatan Menganti kabupaten Gresik 2(dua) hari lalu,. Pihak polres Gresik diwakili oleh Ipda Dawud (Kanit Pidum Reskrim) dengan juga didamppingi langsung Forkompika Menganti antara lain : Camat Sujarto, AKP Tatak Sutrisno (Kapolsek Menganti) dan Kapten Inf.Mulyanto (Danramil 0817/04 Menganti) berikan materi sosialisasi dan simulasi tertakit tentang penerpan Protkes (protokol kesehatan cobid-19) kepada karyawan/pegawai/operator/Management eduwisata Lontar Sewu sehingga diharapkan betul-betul memahami aturan yang berlaku didalam pengelolaan wahana wisata dimusim pandemi covid-19..(18/5/2021)Selasa

Dalam Kesempatan pertama, Kapolsek Menganti AKP Tatak Sutrisno memaparkan bagaimana pentingnya penerapan Protkes terutama bagi operator permainan yang ada diwahana lontar Sewu, Dan harus diperhatikan terutama terkait distacing, memakai masker,. Check suhu dan handsanitaser juga lupa terkait kapaisiatas pengunjung sehingga diharapkan nantinya tidak terjadi kasus penyebaran baru di wahana tersebut, “Jelas Kapolsek dalam paparannya

Dalam penjelasan paparan Protkes Kapolsek Menganti menyampaikan “Dengan hadirnya wisata ini jangan sampai nanti terjadi seperti yang ada di negara India misalnya yang mana tingkat penyebarannya covidnya tinggi, Ini yang tidak kami harapkan, Oleh karena itu edukasi Protkes sangat penting diahami.”terangnya

Terutama Penjualan tiket misalnya, Kapolsek Menganti memberikan saran kepada pengelola wahana lontar Sewu “Jangan sampai melebihi kapasitas pengunjung yang sudah ditentukan dan ini bener-bener mengendalikan pengunjung yang ada didalam wahana dan ini dirasa sangat penting output pengunjung selama pandemi ini. belum selesai”Jelas AKP Tatak Sutrisno

Dan lebih lanjut, Kapolsek menyampaikan saran kepada kepala desa untuk betul-betul memonitor kapasitas pengunjung.lontar Sewu sebagai regulasi sehingga tidak terjadi bludaknya pengunjung dimasa pandemi ini

Terakhir Kapolsek Menganti Mengatakan “Mari kita laksanakan dengan rasa penuh tanggungjawab demi kebaikan desa Hendrosari dan wahana lontar Sewu”.terangnya

Sementara Camat Sujarto menambahkan satu hal yang sangat penting yaitu batasan-batasan pengunjung harus betul-betul diperhatikan jumlah kapasitas sehingga nantinya tidak menimbulkan klaster baru., Dimana Gas dan Rem harus betul-betul seimbang sesuai dengan aturan yang berlaku.”Ujar Sujarto saat memberikan saran kepada operator/pekerja/pengelola yang ada diedu wisata lontar sewu. (red)

Perihal kapan dibukanya kembali, Asno kepala desa Hendrosari menyampaikan menunggu hasil rekomendasi sosialisasi/simulasi Protkes ini dari pihak terkait.”Singkatnya (red)

Editor : Iwan

error: Content is protected !!