Aksi Nyata di Bulan Ramadan, Nelayan Pangkahkulon Beri Santunan Anak Yatim

GRESIK – Aksi nyata dalam program ramadan berbagi terus dilakukan. Kali ini, nelayan Desa Pangkahkulon Gresik menyantuni ratusan anak yatim dan janda duafah.

Rasa bahagia terpancar dari ratusan anak yatim dan duafah di pesisir Gresik. Mereka mendapatkan santunan berupa uang, beras serta paket berbuka dari nelayan setempat.

“Total ada 77 anak yatim serta 402 janda duafah diberikan santunan. Kegiatan rutin melalui program ramadan berbagi ini dilakukan setiap 17 ramadan, saat momen peringatan Nuzulul Qur’an,” kata Ketua Rukun Nelayan, Abdul Latif.

Karena dalam kondisi pandemi Covid-19, Latif menyatakan kegiatan pambagian santunan dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan ketat seperti memakai masker mencuci tangan dengan sabun.

Latif mengatakan, agenda santunan ini terus dilakukan. Hal ini sebagai bentuk rasa syukur para nelayan selama setahun diberikan keselamatan dalam mencari nafkah.

“Ini salah satu bentuk rasa syukur kami, tepat pada 17 Ramadan, rutin menggelar kegiatan santunan,” katanya.

Latif menuturkan selain hasil patungan para nelayan selama setahun bekerja, agenda santunan ini merupakan hasil kolaborasi dengan perusahaan pengeboran minyak lepas pantai di West Pangkah.

Dia pun mengapresiasi langkah perusahaan yang memberikan suport setiap kegiatan dan program nelayan. Salah satunya mewujudkan pembangunan TPI sebagai upaya peningkatan kesejahteraan nelayan.

“Ini juga hasil kolaborasi dengan PGN, semoga kedepannya lebih baik lagi. Kita sekarang juga sudah memiliki TPI yang bagus, semoga sejalan dengan kesejahteraan nelayan,” ungkapnya.

Salah satu anak yatim di pesisir Gresik, Desa Pangkahkulon Vidia mengatakan, setiap tahun dirinya mendapatkan bantuan dari para nelayan. “Alhamdulillah, ini dapat beras dan sejumlah uang,” tutupnya usai mendapat santunan dari nelayan. (*/Azm)

Editor : Iwan

error: Content is protected !!