Terdakwa Kasus Korupsi Dana Desa dan Bumdes Sumberjo 2019 (Andis) Jalani Sidang Putusan

LAMONGAN – Terdakwa kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) penyalahgunaan Dana Desa (DD) dan Bumdes tahun 2019 di Desa Sumberjo, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan hadapi sidang putusan di Pengadilan Tipikor Surabaya. Selasa (27/04/21).

Terdakwa tersebut adalah Achmad Andis selaku Sekretaris Desa (Sekdes) Kecamatan Pucuk yang saat itu menjabat sebagai PJ di Desa Sumberjo.

Muhamad Subhan selaku Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan, kepada awak media ini mengatakan, bahwa persidangan hari ini dengan agenda pembacaan putusan, Terdakwa Andis terbukti melanggar pasal 3 uu tipikor pidana 1 tahun dan 6 bulan penjara, serta potong masa penahanan, dan denda Rp. 50 juta subsider 3 bulan kurungan serta membayar Uang Pengganti Rp. 22.500.000 subsider 6 bulan penjara.

“Terhadap barang bukti, conform tuntutan jaksa Penuntut Umum JPU, dan terhadap terdakwa dikenakan biaya perkara Rp. 10 ribu, dan Terdakwa & JPU menyatakan pikir2 atas Putusan tersebut,” ungkapnya.

Sidang tersebut, lanjut Subhan, dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim I Ketut Suarta, SH., MH dengan Hakim anggota 1. Dr. Elma Eliyani, SH., MH., Hakim anggota 2. Kusdarwanto, SH., SE. M H., serta Panitera Dias Suroyo, SH., MH., dan tim dari JPU (Nizar, SH., MH.) Pengacara/PH (Andis). Bowo, SH.

“Sementara persidangan dilaksanakan secara virtual di ruang Candra Pengadilan Tipikor Surabaya, Para terdakwa berada di Rutan Lamongan dan berjalan aman dan lancar,” tandas Subhan. (As)

Editor : A. Eko As

error: Content is protected !!