Anha : Masyarakat Kabupaten Gresik Harus Mengetahui Produk Hukum Baru Berupa PERDA Hasil Kinerja Dewan

Ket/Foto : Ahmad Nurhamim (Wakil Pimpinan DPRD Gresik) dampingi anggotanya Sampaikan Sosialisasi PERDA Baru

GRESIK,- Sebanyak 3 (tiga) peraturan daerah yang sudah ditandatangani dan disahkan oleh bupati, Seluruh anggota dewan kabupaten Gresik turut mensosialisasikan sesuai dengan jadwal, waktu dan tempat dapilnya masing-masing.

(24/4)Sabtu, Didesa Dapet (Balongpanggang) misalnya terlihat Khomsatun (anggota komisi II) dengan didampingi Wongso Negoro (Ketua Fraksi Golkar) dan Ahmad Nurhamim (Wakil Pimpinan DPRD Gresik) mensosialisasikan PERDA tersebut.

Dimana 3 (tiga) Peraturan Daerah antara lain :

1 Perda Nomor 18 tahun 2020 tentang Penanggulangan Penyakit Menular.

2. Perda Nomor 11/2020 tentang fasilitas Pencegahan dan Penanggulangan Narkoba dan Prekursor Narkotika.

3. Perda Nomor 10 tahun 2020 tentang Penanggulangan Human Immunodeficiency Virus (HIB) dan Acquired immuno Deficiency syndrome.

Usai kegiatan sosialisasi Anha sebutan nama lengkapnya Ahmad Nurhamim ditemui awak media, Dikonfirmasi Apa maksud dan tujuan mensoaialisasi peraturan daerah tersebut ?Ahmad Nurhamim menjawab “Kenapa kita ada kegiatan sosialisasi Perda ? Ini yang pertama memang semua peraturan itu harus diketahui oleh masyarakat. Dan sebanyak mungkin masyarakat harus tahu perundang-undangan yang kita buat bersama dengan pemerintahan kabupaten.

” Yang kemudian itu ada dampak positif terhadap masyarakat, Karena peraturan ini kan dalam rangka menyelesaikan problema masyarakat/tata laksana kehidupan bermasyarakat dan juga menjebatani kepentingan masyarakat jadi perda itu dibuat kesana.”tambahnya

Masih kata Ahmad Nurhamim “Jadi kalau sudah jadi Perda masyarakat itu harus tahu detailnya, Misalnya kita mempunyai Perda terkait perlindungan tenaga kerja lokal yang mengatur bahwa semua investasi yang ada di Gresik untuk tenaga non skillnya harus 70% minimal warga Gresik, Kalau ini kalau Mereke ketahui dan kemudian didaerahnya ada investasi yang kemudian pengusaha tidak tahu bahwa ada aturan main tenaga non skill itu daerah tersebut bisa menyampaikan.”terangnya

Lebih lanjut, “Kita berharap pengusaha yang hadir bisa mengakomodir melakukan peraturan tersebut.

Terakhir, Ahmad Nurhamim menyampaikan bahwa sosialisasi ini merupakan sesi pertama tahap ke dua, Dan kemarin bulan Januari s/d Maret ada 3 perda yang sudah kami sampaikan dan ini bulan April s/d Juni ada 3 (tiga) PERDA (Peraturan Daerah) lagi, Sebenarnya kita banyak Perda (Peraturan Daerah). (Iw)

Editor : Iwan

error: Content is protected !!