Joos…Agus Budiono (Disperindag) Bersama Aminatun Habibah (Wabup) Pastikan Harga Kebutuhan Pokok Aman

Ket/Foto : Disperindag Gresik bersama Wabub turba ke Pasar Gresik Meninjau Harga pokok

GRESIK – Wabup Gresik, Aminatun Habibah meninjau ke sejumlah pasar untuk memastikan stok kebutuhan pokok aman selama Bulan Ramadan hingga lebaran. Dia juga meninjau swalayan serta mal.

Saat berkunjung ke Pasar Baru Gresik, Rabu (21/4/2021), orang nomor dua di lingkungan Pemkab Gresik ini meninjau harga kebutuhan pokok diantaranya cabai, daging, ayam, beras serta bumbu dapur.

Kemudian di Swalayan Sarikat Jaya, Wabup Aminatun juga meninjau sejumlah komuditas yang dijual. Bahkan, untuk memastikan barang aman dan tidak kedaluarsa dia mengecek satu-persatu snack yang sudah dibungkus parcel.

Usai meninjau, Wabup Aminatun mengatakan, stok kebutuhan pokok di Kota Pudak aman hingga lebaran tiba. Dia juga memastikan tidak ada kelangkaan barang baik di tingkat pedagang maupun distributor.

“Alhamdulillah, Ketika kami meninjau, insyallah stok kebutuhan pokok tercukupi hingga lebaran. Kemarin juga Mendag juga sidak di Kota Surabaya, stok di Jatim aman,” katanya.

Perempuan yang akrab disapa Bu Min ini melanjutkan, hingga saat ini harga kebutuhan pokol di sejumlah pasar maupun swalasan serta mal terpantau stabil.

Agar terus bisa stabil, Wabup menyatakan dirinya terus berkoordinasi dengan Satgas Pangan yakni tim yang terdiri dari berbagai lembaga yang memiliki tugas memantau harga pangan. Termasuk dari Polri dan TNI.

“Kami bersama disperindag polres satgas pangan melihat perkembangan harga di pasar dan supermarket, ingin lihat rata-rata harga. Intinya stabil, harga beras stabil,” tambahnya.

Sementara itu ditempat yang sama, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan Agus Budiono menuturkan dirinya terus memberikan arahan kepada pedagang yang ada di pasar maupun swalayan serta mal agar tetap menerapkan protokol kesehatan ketat.

Hal ini, dikatakan Agus sangat penting sebab hingga saat ini pandemi Covid-19 masih melanda. Jangan sampai tenpat perputaran ekonomi ini menjadi klaster baru.

“Meski sebagian besar pedagang sudah divaksin, namun protokol kesehatan harus terus dilaksanakan,” tuturnya (*/Azm)

Editor : Iwan

error: Content is protected !!