Kemnaker Kembali Salurkan Bantuan Logistik Korban Banjir Bandang ke Bima NTB

JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Latihan Kerja (BLK) Lombok Timur (Lotim) kembali melakukan penggalangan dan menyalurkan bantuan logistik kepada korban bencana banjir bandang dan longsor di tiga Kecamatan Bolo, Madapangga dan Monta, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

“Kita sudah instruksikan BLK Lotim berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di lokasi  yaitu pemda dan Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD), agar bantuan logistik secepatnya dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan ,” kata Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah dalam keterangan pers Biro Humas Kemnaker  di Jakarta, Minggu (18/4/21).

Dalam pendistribusian bantuan, Tim Kemnaker juga menggandeng BLK Binaan yang terdekat dengan lokasi bencana. Salah satunya menyerahkan bantuan mendirikan posko bantuan bencana banjir di BLK Komunitas Al-Maliky Kecamatan Woha, Bima untuk kemudian disalurkan kepada korban di desa-desa terparah dan terdampak banjir bandang. 

Adapun bantuan logistic  yang disalurkan Tim Kemnaker antara lain beras, mie instan, air mineral, telur, detergen, popok dan pembalut wanita,  minyak goreng dan banyak pakaian layak pakai hasil jahitan dari peserta praktik UPTD Binaan BLK Lotim serta bantuan lainnya yang datang dari para donator.

Bantuan logistik yang diserahkan merupakan wujud kepedulian Kemnaker kepada korban bencana bandir bandang dan tanah longsor Diharapkan sedikit bantuan yang diberikan Kemnaker Peduli untuk masyarakat di  NTB maupun NTT dapat meringankan beban masyarakat terdampak, ” kata Menteri  Ida Fauziyah.

Seperti diketahui, sebelumnya juga Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah  melakukan penggalangan dana dan penyaluran bantuan bagi korban bencana banjir bandang dan longsor di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sejak awal terjadinya musibah banjir bandang dan longsor di bima, Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah sudah menginstruksikan BLK Lotim berkoordinasi dengan pemda dan pihak terkait di lokasi, agar bantuan logistik secepatnya dapat disalurkan, terutama kepada korban banjir yang berada di daerah pelosok dan sulit terjangkau. (Hum/*)

Editor : Eko As/Iwn

error: Content is protected !!