Kejari Lamongan Musnahkan Ratusan Barang Bukti Narkotika dan Upal

LAMONGAN – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Lamongan memusnahkan ratusan barang bukti dari 87 perkara yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap.

Pemusnahan barang bukti tersebut dilakukan oleh Kepala Kejari Lamongan Agus Setiadi, SH.,MH, didampingi oleh Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Muh. Nizar, SH., MH., Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Lamongan Irwan Syafari, SH., MH., Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Lamongan Muhammad Subhan,SH., Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Lamongan Rustamaji Yudica Adi Nugraha,SH., KBO Reskoba Polres Lamongan beserta anggota lainya, di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Lamongan, pada Jumat (09/04/21).

Kepala Kajari Kabupaten Lamongan Agus Setiadi, SH.,MH., kepada awak medi mengatakan, pihaknya telah memusnahkan Beberapa barang bukti tindak pidana umum yang telah memperoleh kekuatan hukum yang tetap.

“Di antaranya tadi yang dimusnahkan dengan cara dibakar yaitu berupa Sabu seberat 139,73 Gram, 1.196 butir pil Double L, Ganja 0,63 Gram, Handpohone 35 Unit, Uang palsu (Upal) 93 Lembar, Arak 8 Botol, Obat Kadaluarsa 212 Butir, Jamu Racik 12 Botol dan 8.380 Sachet,” ujarnya.

Menurut Agus Setiadi, bahwa hal ini menunjukan komitmen ketegasan kita bersama dengan pihak Polres Lamongan, khususnya Kasat Narkoba dan Kasatreskrim juga dengan Pengadilan Negeri Lamongan.

“Kita tetap berkomitmen terhadap perkara-perkara barangkali yang telah mempunyai untuk segera dilaksanakan pemusnahannya, di Lamongan sendiri untuk jamu edar tentunya ada dasarnya kenapa kita dan pihak Kepolisian untuk melarang seperti itu. Pasti ada dasarnya dan hal itu juga Dibuktikan dengan telah diputuskan oleh Pengadilan,” ungkapnya.

Untuk kasus yang belum selesai tentu banyaklah, lanjut Kepala Kejari Lamongan Agus Stiadi, namun sekarang masih sedang Proses. Tapi terhadap yang belum selesai prosesnya, saya minta juga kepada Kasih Barang Bukti dan para Jaksa untuk segera dimusnahkan. Kalau memang perkara itu sudah mempunyai Hukum tetap.

“Saran saya kepada masyarakat secara pribadi harap hentikanlah untuk penyalahgunaan narkotika. Karena tentunya disamping sangat merugikan bagi diri sendiri dan juga bagi bangsa dan negara,” pungkas Agus Setiadi. (As)

Editor : Eko As

error: Content is protected !!