Melalui Program PKT, Pemdes Made-Lamongan Lakukan Normalisasi Irigasi Pertanian Desa untuk Kesejahteraan Warga

LAMONGAN – Untuk memelihara dan menormalisasi aliran air, Pemerintah Desa Made  Kecamatan/Kabupaten Lamongan bersama TNI/Polri dan masyarakat setempat melaksanakan normalisasi saluran air pertanian desa/irigasi dengan Program Padat Karya Tunai (PKT) melalui dana desa (DD).

Eko Widyanto selaku Kepala Desa Made, kepada awak media ini mengatakan, bahwa sebenarnya program PKT yang menggunakan dana desa ini, bertujuan untuk membantu dalam mengentaskan kemiskinan.

“Dengan program PKT yang diserap dari dana desa (DD), normalisasi saluran  pertanian/irigasi diharapkan dapat memperlancar pengairan yang ada di Desa Made, sehingga arus air bisa lancar dan di samping itu program ini sangat dinantikan semua warga,” ujarnya. Minggu (4/4/21).

Dengan begitu, lanjut, Eko panggilan akrab Kades Made, kegiatan normalisasi saluran air pertanian utamanya bertujuan agar warga yang bermata pencaharian sebagai petani dapat lebih makmur dan sejahtera dengan normalnya saluran air tersebut.

“Program ini dijalankan sesuai kebutuhan masyarakat yang saat ini terdampak Covid-19. Yakni dengan mengajak masyarakat yang terpaksa jadi pengangguran karena terdampak pandemi Covid-19 berdaya dalam pembangunan desa selama 3 (tiga) hari, sehingga bisa menambah pendapatan mereka sehari-hari,” terangnya.

Perlu diketahui, Pemerintah Desa Made, di tengah pandemi Covid-19 melalui Dana Desa (DD) juga membagikan Ayam melalui ketahanan pangan juga (BLT) sebesar Rp. 300 ribu tiap bulan selama satu tahun, dan penerimaannya di Balai desa Made  yang sesuai kriteria. (Theris)

Editor : Eko As

error: Content is protected !!