Pimpinan DPRD Gresik Publik Hearing Di Wates Tanjung (Wringinanom)

Ket/foto : M.Abdul Qodir (baju Putih) Pimpinan DPRD Gresik gelar publik hearing

Gelar Public Hearing, H. Much. Abdul Qodir Optimis Perda Inisiatif Dewan Rampung Pertengahan Tahun

GRESIK,-Pimpinan DPRD kabupaten Gresik H. Much. Abdul Qodir menggelar Public Hearing atau serap aspirasi tahap I tahun 2021 terkait Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) inisiatif dari DPRD. (27/3/2021)Sabtu Malam

Kegiatan tersebut ertempat di kediamannya didesa Wates Tanjung (Wringinanom) dan acara dibagi menjadi dua sesi dengan undangan persesi maksimal 25 orang. Hal ini dilakukan untuk memenuhi protokol kesehatan sesuai aturan yang berlaku.

Pimpinan Dewan yang juga sebagai Ketua DPC PKB Gresik dan akrab disapa Kaji Qodir itu menyampaikan dasar diadakannya Public Hearing.

“Sesuai dengan amanat UU No. 12 tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan pasal 96 ayat 1 yang berbunyi masyarakat berhak memberi masukan secara lisan dan/atau tulisan dalam pembentukan peraturan perundang-undangan.”terang M.Abdul Qodir

Ranperda inisiatif DPRD Gresik yang dimaksud adalah Ranperda tentang :

  1. Desa Wisata
  2. Perlindungan dan Pemberdayaan Nelayan
  3. Restribusi Pelayanan Persampahan dan Kebersihan
  4. Penyelenggaraan Ketenagakerjaan.

Terkait Ranperda Desa Wisata, Kaji Qodir menyampaikan bahwa penerima manfaat adalah masyarakat di desa.

“Kalau kita bisa melakukan penyempurnaan dengan berubah menjadi produk unggulan desa bisa berupa wisata atau produk unggulan yang lain, maka masyarakat akan diuntungkan”, tuturnya.

Hal ini disebabkan karena akan ada pemberdayaan dan pembinaan bagi masyarakat di desa.

“Karena akan ada pemberdayaan di desa, ada kewajiban pemerintah untuk memberikan pembinaan, edukasi dan bantuan-bantuan lain,” tambahnya.

Masih menurut keterangan Kaji Qodir, Public Hearing ini dimaksudkan untuk memperoleh masukan demi kesempurnaan Perda nanti.

“Dalam rangka untuk memperoleh masukan dan beberapa catatan-catatan untuk penyempurnaan Ranperda yang akan dibahas,” ujarnya.

Pria yang sebelum menjadi politisi telah menjadi pengusaha muda sukses itu optimis Perda bisa rampung di pertengahan tahun.

“Di pertengahan tahun kita bisa sahkan dan kita minta evaluasi dari Gubernur,” pungkas Kaji Qodir Optimis.(L/*)

Editor : Iwan

error: Content is protected !!