Noto Utomo DPRD Gresik Publik Hearing Bahas Ranperda Ketenagakerjaan

Foto/Ket : Noto Utomo ( Dewan dari PDi PerjuangaPerjuangan) publik hearing Ranperda di Kec Bungah

GRESIK,- Sesuai dengan kewenangan daerah pada bidang ketenagakerjaan dan untuk mengoptimalkan peranan dan kedudukan tenaga kerja, perlu adanya aturan penyelenggaraan ketenagakerjaan didaerah Yang mendukung pendayagunaan dan perlindungan hak hak tenaga kerja.

Hal ini juga memberikan tujuan tenaga kerja di Kabupaten Gresik diarahkan untuk mengurangi pengangguran, mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Yang dilaksanakan secara terencana, terpadu, dengan memperhatikan perkembangan dunia usaha.

Ini juga Yang dilakukan oleh Dewan dari PDI Perjuangan Noto Utomo pada giat public Hearing ketenagakerjaan komisi IV tahap 1 tahun 2021. (28/3/2021)Minggu

Kegiatan tersebut dipusatkan di rumah Noto Utomo dusun Pereng kulon desa Melirang Kecamatan Bungah.

Menurut Noto Utomo bahwa, public hearing ini adalah bagian sosialisasi dan menyapa kader dan aspirasi kepada masyarakat akan ketentuan dan regulasi ketenagakerjaan di kabupaten Gresik. ” kedepan perusahaan di Gresik agar memprioritaskan warga gresik minimal 50% untuk kebutuhan tenaga kerja. ” Tuturnya

Ia menambahkan, pasca public hearing akan disampaikan ke komisi IV untuk diplenokan. ” Semoga bisa bermanfaat untuk masyarakat khusus pencari kerja di kabupaten Gresik. ” Jelas Noto Utomo

Beberapa peserta Hearing juga terlihat memberikan usulan seperti halnya terlihat H. Mustakim.

” Outcorsing kalau dibatasi dan diprioritaskan Yang mempunyai bendera Outcorsing warga gresik sendiri sehingga dapat menyerap tenaga kerja lokal. “Ungkapnya

Selanjutnya peserta yang bernama Siti Zainab istri dari ketua MWC NU Bungah juga menyampaikan kepada Noto Utomo, “Bahwa Aturan pekerja perempuan kalau bisa tidak diikutkan pada shif 3 karena ini bisa menganggu keamanan bagi pekerja perempuan itu sendiri ” Ujarnya. (H/*/L)

Editor : Iwan

error: Content is protected !!