Lilik (Dewan PPP Gresik) Giat Publik Hearing Terkait Raperda Inisiatif 2021

GRESIK,- Bu Hajah Lilik Hidayati (Anggota dewan Gresik) lakukan giat Public hearing atau dengar pendapat masyarakat kabupaten Gresik terhadap Raperda inisiatif DPRD tahap 1 tahun 2021 dikantor DPC PPP kabupaten Gresik jln Abdul Karim no 80 Terate gresik.(21/3/2021)Minggu

Hadir dalam kegiatan publik hearing tersebut Prof M.Khoidin SH MH (Narasumber) dan pengurus PAC PPP Gresik dan PAC PPP kecamatan Kebomas.

Dalam sambutan Lilik Hidayati SE MM mengatakan “bahwa,Yang baru khususnya nanti di komisi 2 ini selalu kalau ada rapat meski kita bicarakan masukan masukan dari masyarakat yang memang iya tahu keadaan Bagaimana laut ini kemudian di musim kemarau antara musim kemarau dan musim hujan apakah ada perubahan ketika musim hujan tapi yang namanya menjadi program itu adanya di situ Ini sampai sekarang tidak ada kuncinya oleh karena itu banyak sekali keluhan-keluhan yang terjadi atau dan lain-lain gitu emang ini nanti kita usulkan.”Ujarnya

Lebih lanjut Lilik Mengatakan “bagaimana itu yang benar dan tepat adalah di sekitar kita sendiri jadi semuanya sudah nanti tahun depan atau kalau sudah nanti ada bantuan dan lain-lain.

“Jangan putus asa lamaran pekerjaan online kalau saya untuk menampung berapa tenaga kerja tanya kenapa yang dibutuhkan dari lumpur ini ketika kita punya kenalan Bagaimana caranya ini bisa masuk tapi Insya Allah kalau menurut aturan seluruh perusahaan yang ada diharusnya bisa menampung keluarga tidak bisa masuk perusahaan uang atau di rumah melalui kalau di Bali itu ada pelatihan nelayan itu punya HP.”tambahnya

Publik hearing terlihat menarik, Sebab ada sesi tanya jawab yang dilakukan oleh stekolder kepada anggota dewan tersebut, Dan salahsatu yaitu usulan dari warga yang bernama Sueb.

Disini Sueb menyampaikan bahwa pembenahan pasar ikan yang ada diwilayah Bunder dianggap terlalu jauh dari nelayan. Dari hasil usulan tersebut akhirnya Lilik Hidayati berjanji akan menindaklanjuti untuk dibicarakan lebih lanjut dalam pembahasan dewan nantinya. (*/B)

Editor ; Iwan

error: Content is protected !!