Jas Kuning, Wongso (DPRD Gresik) Publik Hearing Bahas Raperda Tentang Desa Wisata

Foto/Ket : Wongso Negoro giat publik hearing didusun Bongso desa Pengalangan (Menganti)

GRESIK,- Tahap I tahun 2021, Dewan Kabiupaten Gresik Lakukan publik hearing sampaikan 4 Raperda inisiatif kepada masyarakat sebagai produk hukum baru dikabupaten Gresik nantinya.

Salah satunya Wongso Negoro dewan komisi 1 bidang hukum dan pemerintahan, Minggu (21/3/2021) didusun Bongso desa Pengalangan terlihat lakukan publik hearing mengangkat tema Raperda tentang desa wisata.

Mengawali sambutan Wongso Negoro menjelaskan kepada stekolder bahwa tugas dan fungsi dewan yaitu salahsatunya membuat/merumuskan perda (peraturan daerah), Oleh karena itu hari ini kita sampaikan hasil kinerja dewan berupa Raperda yang kita lakukan publik hearing/dengar pendapat.

“Setiap komisi itu sendiri-diri yang disampaikan, Kebetulan komisi 1 itu menyampaikan Raperda tentang desa Wisata seperti yang kita sampaikan hari ini ‘Ujar Wongso Negoro usai acara saat ditemui awak media

Latar belakang merumuskan Raperda tentang desa wisata,. Wongso Negoro menerangkan bahwa Raperda ini merupakan usulan daripada komisi 1, Alasanya apa ? Wongso Negoro menegaskan bahwa untuk menuju desa mandiri itu harus digali (ditingkatkan) potensi desa yang ada, Kalau ada prospek yang bagus diharapkan desa-deaa yang lain membuat desa wisata.

Lebih lanjut, Wongso Negoro mencontohkan desa wisata seperti yang ada disidowungu, Mojotengah dan Hendrosari (Lontar Sewu) dan seperti ini yang nantinya kita dukung bersama sehingga desa itu pendapatnya meningkat.

Raperda ini nanti akan menjadi pedoman bagi desa untuk mengembangkan desa wisata yang ada dikabupaten Gresik, Oleh karena itu kita perlu masukan-masukan dari element masyarakat untuk menyempurnakan raperda itu sendir.”Jelas Wongso negoro (Iw)

Editor : Iwan

error: Content is protected !!