Mahasiswa UMG Selesaikan Masa Studi 3,5 Tahun, Kini Sah Jadi Sarjana

GRESIK – Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) menggelar wisuda yang ke 38, dalam wisuda kali ini banyak mahasiswa yang berhasil menyelesaikan masa studi 3,5 tahun atau 7 semester.

Sebanyak 349 wisudawan yang telah dinyatakan lulus. Para wisudawan tersebut berasal dari Program Diploma (D3), Sarjana (S1) serta Pascasarjana (S2) yang berasal dari 9 Fakultas dan 17 Program Studi.

Wisuda ini dilakukan secara hybrid dengan menggabungkan luring dan daring. Ini
merupakan kali kedua Universitas Muhammadiyah Gresik melaksanakan prosesi wisuda secara hybrid dalam masa pandemi Covid-19 ini.

Adapun prosesi secara luring dilaksanakan
di Hall Sang Pencerah Lantai 8 Universitas Muhammadiyah Gresik dengan dihadiri jajaran Rektorat, Dekanat serta perwakilan wisudawan terbaik dari masing-masing fakultas dengan tetap memperhatikan dan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat.

Sedangkan secara daring, prosesi diikuti oleh seluruh undangan, Kepala Program Studi serta seluruh wisudawan yang lain, melalui aplikasi Zoom Meeting. Selain itu, prosesi wisuda ke XXXVIII ini juga disiarkan secara live pada kanal YouTube resmi UMG
serta melalui akun instagram resmi di @unmuh_gresik.

Rektor Universitas Muhammadiyah Gresik, Prof. Dr. Ir. Setyo Budi, M.S., menyampaikan
rasa bahagia dan bangganya pada para wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan perkuliahan dengan baik meskipun masih dalam masa pandemi Covid-19.

Dia menyampaikan bahwa setiap tahunnya, kampusnya menyelenggarakan wisuda sebanyak dua kali. Yang istimewa pada wisuda kali ini adalah, banyaknya wisudawan bergelar sarjana yang berhasil menyelesaikan kuliahnya dalam waktu 3,5 tahun.

“Hal ini tentu saja membanggakan bagi kami, karena meskipun dalam masa pandemi, para
mahasiswa masih banyak yang gigih untuk menyelesaikan perkuliahan dalam waktu yang singkat,” ujarnya.

Namun demikian, Prof. Setyo berkata bahwa kualitas lulusannya pun masih terjamin baik.
Hal ini bukan tanpa bukti. Banyak wisudawan yang lulus dengan masa studi singkat memiliki IPK yang baik, beberapa diantaranya bahkan mendapat predikat Cumlaude.

Wisudawan terbaik pada wisuda ke XXXVIII ini, Indah Nurjanah, S.P., mendapatkan IPK 3,92, yang mana mendekati sempurna. Lebih lanjut Prof. Setyo menambahkan, UMG saat ini sudah banyak menjalankan program yang mengarah pada Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

“Hari ini dengan bangga saya lepaskan generasi penerus bangsa, kembali ke tangan bapak atau ibu serta masyarakat luas untuk menjadi pemimpin yang hebat, unggul, kompeten, profesional dan tetap berakhlak mulia di masa depan,” ucap Rektor UMG.

Sementara itu, Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani berharap UMG bisa menjadi kampus terbaik di Kota Pudak serta bisa menjadi rumah besae bagi semua kalangan untuk menimba ilmu.

Dalam kesempatan itu, pria yang akrab disapa Gus Yani ini menyatakan sinergitas antara Pemkab dan perguruan tinggi harus terus ditingkatkan. Sehingga bisa sama-sama berjuang.

“Kami melihat banyak potensi anak muda, lulusan yang cukup baik dan luar biasa. Berharap mereka bisa lebih bermanfaat dan kontribusi gresik baru ke depan,” tambahnya.

Yani juga meminta para wisudawan agar mau terjun menekuni dunia enterpreneur (Wirausaha) dengan mengembangkan produk UMKM yang memiliki daya tarik tersendiri dan berbeda dari yang lain.

“Jadi tadi mengajak seluruh kader muda yang mempunyai basik pendidik, pertanian maupun manajemen ajak berfikir kita harus jadi enterpreneur agar tak tergilas zaman,” terangnya (Azm)

Editor : Iwan

error: Content is protected !!