Kades Somosari-Kalitengah Mashuri : Penerima BLT-DD Tak Boleh Ganda

LAMONGAN – Penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa (DD) Somosari, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan tidak boleh sama dengan penerima yang bersumber dari Kementerian Sosial RI.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Desa Somosari  Mashuri SH., kepada awak media ini, bahwa untuk menghindari agar BLT melalui Dana Desa (DD) tahun 2021 tersebut tidak jatuh pada orang yang sama atau penerima bantuan ganda.

“Penerima  BLT-DD itu harus berbeda dengan penerima bantuan lain yang bersumber dari Kementerian Sosial RI”, kata Mashuri, SH., Jumat (19/03/21).

Lebih lanjut, Mashuri menjelaskan, penerima BLT melalui DD itu diberikan kepada masyarakat kurang mampu atau yang terdampak pandemi Covid-19 serta belum tercover program Bantuan Sosial Tunai (BST).

“Diantaranya dengan kriteria keluarga yang kehilangan mata pencarian, keluarga yang belum terdata pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan orang tua yang rentan penyakit kronis/menahun,” jelasnya.

Tidak hanya itu, sambung Kades Somosari, Penerima program BLT-DD adalah keluarga yang belum pernah menerima Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang saat ini jadi Sembako, Jaringan Pengaman Sosial (JPS) Provinsi dan program Pra-Kerja.

“Oleh karena itu, agar tidak ada penerima bantuan ganda (double), maka data penerima BLT Dana Desa harus di verifikasi, finalisasi dan validasi melalui musyawarah desa (musdes) khusus,” paparnya.

Jadi data penerima BLT DD di Desa Somosari menurutnya, tidak mungkin ganda karena verifikasinya juga menghadirkan seluruh Ketua RT, RW, LPM, PKK, BPD, Pemuda Karang Taruna dan Tomas (tokoh masyarakat) juga dilibatkan.

“Setelah melalui Musdes khusus, penerima BLT DD sebesar Rp.300.000,-perbulan selama 12 bulan berturut-turut di Desa Somosari diputuskan sebanyak 30 KPM (keluarga penerima manfaat) dan kita umumkan di kantor desa,” tegasnya.

Kami berharap bantuan yang diberikan tersebut dimanfaatkan sesuai yang diharapkan pemerintah. Dan semoga masyarakat selalu diberikan kesehatan.

“Jangan lupa tetap patuhi protokol kesehatan selalu menjalankan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) dengan cara rajin mencuci tangan dengan air mengalir menggunakan sabun,” tandas Mashuri. (Theris)

Editor : Eko As

error: Content is protected !!