Gus Yani dan Ning Min Bupati/Wakil Bupati Gresik Hadiri Santunan dan Pembagian Sembako Menjelang Hari Raya Nyepi 2021 di Bongso

GRESIK,-Fandi Akhmad Yani dan Aminatun Habibah bupati dan bupati Gresik menghadiri acara pembagian sembako dan santunan anak yatim di dusun Bongso Wetan desa Pengalangan kecamatan Menganti kabupaten Gresik persisnya dikediaman anggota DPRD Gresik Wongso Negoro dalam rangka menjelang hari raya Nyepi 2021 (tahun baru saka 1943). (10/3/2021)Rabu

Kehadiran Fandi Akhmad Yani atau yang akrab dipanggil Gus Yani dan Aminatun Habibah sekitar pukul 11.00 wib, disambut oleh tuan rumah Wongso Negoro, tokoh pemuka agama Hindu dan ratusan umat hindu serta terlihat juga sekretaris DPC partai Golkar kabupaten Gresik Atik Riduan.

Untuk mengawali dan membuka acara, Wongso Negoro (DPRD Kab Gresik) sebagai tuan rumah juga wakil dari Umat Hindu menyampaikan paparan sambutannya “Bahwa umat Hindu dikabupaten Gresik ini sebanyak kurang lebih 2ribu orang, dan dalam pilkada Gresik kemarin all out 95 persen mendukung Gus Yani dan Ning Min.”Ucap Wongso Negoro disambut tepuk tangan oleh undangan dan pemuka.

Lebih lanjut, Wongso Negoro dalam sambutan menyampaika harapan kepada Gus Yani selaku Bupati Gresik “Oleh karena itu Gus (Fandi Akhmad Yani) kami berharap jalan poros desa antara Bongso dengan Setro untuk diperhatikan karena kondisinya sangat memprihatikan, Perihal. 3 guru dari golongan kami juga perlu diperhatikan karena kami mendapatkan masukan dari pendukung kami.”paparnya

Lebih lanjut Wongso Negoro, menegaskan hal yang perlu diketahui Pak Bupati dan wakil bupati bahwa hal seperti ini (santunan) kita lakukan setiap tahun menjelang hari raya Nyepi, disamping itu tujuan kita senantiasa untuk menjaga silaturohmi dan kerukunan.

Selanjutnya Fandi Akhmad Yani juga memberikan sambutan intinya bahwa bupati sangat merespon masukan-masukan yang disampaikan melalui pak Wongso Negoro.

Untuk persoalan guru, 3 yang disampaikan pak Wongso 2 akan diajukan THL, dimana Gus Yani berharap jangan sampai Siswa SD dan SMP tidak bisa mendapatkan pelajaran agama Hindu dengan alasan tidak ada gurunya, ini tidak boleh terjadi.”Ujar Fandi Akhmad Yani dalam sambutannya.

Untuk persoalan infrastruktur seperti jalan, Bupati juga berjanji akan segera menangani dan itu merupakan fokus kita setelah menyelesaikan persoalan kali lamong yang kerap menyebabkan banjir.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan dinas terkait, dan kami bilang jangan sampai persoalan jalan yang rusak itu kewenangan siapa? Ini yang menjadi catatan kita.”Ungkap Fandi Akhmad Yani saat menyampaikan pidato di ratusan umat Hindu disusun Bongso Wetan.

Kemudian Aminatun Habibah (Wakil Bipati) juga menambahkan dalam keterangan saat sambutan bahwa “Kita nanti akan memperdayakan perempuan, berupa pelatihan UMKM supaya harapan kita bisa berdaya kaum perempuan, sehingga dari rumahnya sendirii-diri bisa melakukan aktivitas yang bermanfaat.”terangnya

Untuk memotivasi kaum perempuan Aminatun habibah atau yang akrab dipanggil Ning Min dalam pembicaraan/sambutannya mencontohkan salah satu desa dikabupatrn Geesin pengahasil Serih (tanaman Serih) dan Serih ini nanti kita kelola sehingga menjadi produktif sebagai campuran minuman kesehatan, demikian juga tanaman Kunyit kalau dikelola dengan baik akan memberikan nilai tambah.”Jelasnya

Editor : Iwan

error: Content is protected !!