Pemdes Wotansari Bentuk DESTANA Untuk Hadapi Bencana Alam

Foto : Pembentukan desa tangguh Bencana Alam di desa Wotansari (Balongpanggang) Kabupaten Gresik.

GRESIK,- Dalam rangka pelaksanaan Program Kerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2021, maka Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan melaksanakan kegiatan Pembentukan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana atau yang disebut dengan istilah nama “DESTANA”.

(1/3/2021)Senin, kali ini Kegiatan BPBD tersebut sesuai jadwal diKabupaten Gresik melaksanakan pembetukan didesa Wotansari Kecamatan Balongpanggang, Dan desa ini merupakan pembentukan DESTANA yang mewakili kabuputan Gresik pertama ditahun 2021.

Menurut letak geografis desa Wotansari ini merupakan desa yang hampri 99 % penduduknya bermata pencaharian sebagai petani (sawah) dan lokasinya berada didaerah aliram sungai anak kali lamong juga hampir setiap tahun mengalami musibah bencana alam yaitu banjir atas luapan anak sungai kali lamong.

Oleh karena itu pemerintah desa bersama stekolder baik dari tim kesehatan desa, PKK, Karang taruna dan tokoh masyarakat bergerak membentuk DESTANA (Desa tangguh bencana) yang dihadiri langsung Muspika dan staf bidang pencegahan dan kesiapsiagaan BPBD Jawa timur.

Kegiatan musyawarah pembentukan Destana dilakukan dipendopo balai desa dengan menerapakan protokol kesehatan covid-19.

Dan Usai acara, Hariyono selaku kepala desa Wotansari dikonfirmasi Media menyampaikan bahwa “Semoga dengan dibentuknya DESTANA ini, masyarakat didesa kami dengan mudah untuk mengantisipasi bila terjadi bencana alam secara mendadak.”Ungkapnya


Lebih lanjut Hariyono berharap “Dengan adanya penyampaian yang dilakukan oleh pihak BPBD sebagai motivator / fasilitator dalam pembentukan Destana ini maka mudah -mudahan nantinya bisa memberikan pengetahuan bagaimana cara-cara mengevakuasi/menyelamatkan diri sendiri.”tambahnya

Sementara Yusuf menambahkan “Sebagai desa yang tiap tahun terjadi bencana banjir maka masyarakatnya harus tanggap terhadap darurat bencana alam, Dan oleh sebab itu dengan menjadi Desa Tangguh Bencana Alam maka masyarakat akan mewaspadai dan siap apabila terjadi bencana alam sewaktu-waktu.”Jelasnya

Dan perlu kami tegaskan bahwa Sebenarnya semua desa harus menjadi desa tangguh bencana alam.”Ungkap Camat yusuf (Iw)

error: Content is protected !!