Sidang Lanjutan Kasus Mantan Kades Dibe, Jaksa Hadirkan Dua Saksi Ahli

Foto/Ket : Sidang Mantan Kepala Desa Dibe (Supartin) Hadirkan Dua Saksi Ahli dari Kabag Hukum dan Inspektorat

SURABAYA – Sidang lanjutan mantan Kepala Desa Dibe (Supartin) terdakwa kasus dugaan korupsi penyalahgunaan Dana Bantuan Keuangan Khusus Pemerintah Desa (BKKPD) tahun 2019 Desa Dibe, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan kembali di gelar di Pengadilan Tipikor Surabaya. Selasa (26/01/21).

Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Surabaya dalam persidangan sebelumnya hadirkan 7 (tujuh) orang saksi pada Selasa (12/01/2021) lalu.

“Kali ini Jaksa Penuntut Umum menghadirkan saksi ahli dari Kabag Hukum (Joko N, SH). Sirko Waluyo (Inspektorat),” ujar Muhammad Subhan selaku Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan.

Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi Ahli tersebut dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim H. Hisbullah Idris, S. H., M. Hum., dengan anggota masing- masing. Jhon Dista, S. H., Mochamad Mahin, S. H., M. H., Panitera Achamad Fajarisman, S. Kom, S. H., S. H. , M. H., Pengacara/ P.H. Dita Andhika  Bhaskara Putra, S. H., M. H., Joko Riyadi., S. H., Dwi Istiawab., S. H., Kristian Hidayat dan Tim dari JPU Kejaksaan Negeri Lamongan, Muhammad Subhan., S.H., M.H.

“Sementara pengunjung Sidang dihadiri 3 orang, dan persidangan dimulai Pukul 13.00 WIB-Selesai Pukul 13. 35 WIB. Agenda Sidang selanjutnya akan digelar Selasa tanggal 2 Februari 2021,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Terdakwa Supartin disangka melakukan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) penyalahgunaan dana BKKPD tahun 2019 di Desa Dibe, kurang lebih sebesar Rp. 120 juta rupiah, dan Terdakwa diduga melanggar Pasal, 2, 3 atau pasal 8 UU Tipikor. (As)

Editor : A. Eko As

error: Content is protected !!