Pendiri RGS : ” Politik Harus Berpondasi yang kuat Demi Kemakmuran Masyarakat “.

Foto : H. Moh Khozin

GRESIK -Tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara diperlukan sebuah pondasi yang kuat yaitu Agama, Dimana bangsa dan negara kita sudah jelas, bahwa Idelogi kita yaitu pancasila dan sudah barang tentu Jelas pula diterangkan di sila pertama “Ketuhanan yang maha esa” dan dilanjutkan sila berikutnya sampai sila 5 yaitu “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia”.

Hal itu disampaikan oleh pendiri RGS (Relawan Gerakan Sosial) H.Moh Khozin dalam mengamati perkembangan politik baik ditingkat pusat maupun daerah. Selasa (19/1/2021).

Menurut pemikiran dan pandangan H. Moh Khozin (Pendiri RGS Indonesia) berpendapat bahwa “Politik dan Agama jangan sampai terpisahkan”.

Kenapa demikian dan apa artinya (tanda tanya) “Bahwa Politik itu merupakan setrategi untuk mencari sosok pemimpin yang bisa menata kehidupan berbangsa dan bernegara”.

Kemudian yang selanjutnya yaitu berkeadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dikalimat sila kelima Pancasila yang merupakan idelogi negara kita.

Maka kehadiran Agama itu diisni merupakan sebuah rahmatan lil’alamin (Bentuk kasih sayang Allah SWT terhadap Alam Semesta).

Dan tujuannya akhirnya adalah untuk bersosial dan berbudaya untuk mengembang amanah masyarakat,” Kata H.Moh Khozin (Pendiri RGS Indonesia)

Terakhir Menurut kesimpulan H.Moh Khozin selaku pendiri RGS bahwa “Politik itu jangan sampai dibuat ajang hanya untuk mencari kekuasaan semata”, karena politik itu tidak lain kepanjangan dari Sosial juga. (red)

error: Content is protected !!